WWF

Sahabat Satwa

Sahabat Satwa merupakan program donasi berkelanjutan,
untuk melindungi spesies yang terancam punah beserta habitatnya.

Program Donasi

Sahabat Satwa

Apakah Sahabat Satwa itu?

Program Sahabat Satwa merupakan program donasi berkelanjutan untuk mendukung usaha konservasi yang dilakukan WWF-Indonesia untuk melindungi spesies yang terancam punah beserta habitatnya. Saat ini selain sahabat orangutan kami juga memiliki program sahabat harimau, sahabat gajah, dan sahabat penyu. 

Bagaimana saya bisa bergabung dalam program Sahabat Satwa?

Anda bisa bergabung dalam program Sahabat Satwa dengan berdonasi mulai dari Rp. 100.000,- per bulan. Donasi bulanan akan sangat membantu kami untuk bisa merencanakan upaya konservasi yang sifatnya jangka panjang dan berkelanjutan. Bentuk dukungan lain selain donasi bulanan adalah dengan berdonasi mulai dari Rp. 750.000,- untuk satu kali donasi.

Apa yang saya dapatkan sebagai Sahabat Satwa?

Sebagai Sahabat Satwa Anda akan mendapatkan boneka sesuai satwa yang dipilih, e-newsletter bulanan dan Living Planet magazine setiap 4 bulan selama Anda aktif berdonasi. Bagi one-time donation donor tidak akan mendapatkan Living Planet Magazine.

Bagaimana cara saya berdonasi?

Anda bisa berdonasi melalui metode auto debit kartu kredit VISA/MASTER/AMEX, atau auto debit rekening tabungan Mandiri/BCA, atau transfer ke nomor rekening BCA atas nama Yayasan WWF-Indonesia, atau melalui website http://www.wwf.or.id/donate. 

Apakah saya bisa menghentikan donasi saya?

Setiap rupiah yang Anda sumbangkan sangat berarti bagi kelangsungan kerja konservasi, namun apabila Anda dengan terpaksa ingin menghentikan donasi, Anda dapat menghubungi contact center kami di 021-5761076 atau melalui email ke supporter-service@wwf.or.id 

Bagaimana Donasi Anda Dapat Membantu?

  • Rp 50.000

    Dapat membeli 1 buah jas hujan & 1 buah sarung tangan bagi pekerja lapangan

  • Rp 100.000

    Dapat membeli 1 buah topi bagi pekerja lapangan & medukung pembiayaan akomodasi tim patroli gajah

  • Rp 200.000

    Dapat membeli 10 buah alat pancing circle hook ramah lingkungan & 1 buah senter/alat penerangan bagi pekerja lapangan

  • Rp 500.000

    Dapat membeli 1 buah sepatu boot bagi pekerja lapangan & 1 buah tas ransel bagi pekerja lapangan

  • Rp 1.000.000

    Dapat membeli 1 buah tenda bagi pekerja lapangan, membiayai operasional penjaga pantai peneluran penyu selama 1 bulan, membeli 1 set P3K bagi pekerja lapangan

  • Rp 3.000.000

    Dapat membeli 1 set perlengkapan Ranger (terdiri dari seragam, sepatu boot, jas hujan, topi, tas, matras/peralatan tidur, dan tenda)

  • Rp 4.000.000

    Dapat membeli 1 set video trap untuk penelitian dan pemantauan satwa di hutan Sumatera dan Kalimantan

  • Rp 5.000.000

    Dapat membeli 1 buah telepon satelit untuk berkomunikasi diantara para ranger dan komunitas di dalam wilayah kerja

  • Rp 100.000/bulan

    Dapat membantu WWF membiayai tim Patroli Gajah di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

  • Rp 150.000/bulan

    Dapat membantu WWF melakukan Riset dan Monitoring Gajah di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo

  • Rp 200.000/bulan

    Dapat membantu WWF melakukan aktivitas penyadartahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya konservasi gajah & membiayai tim Patroli Gajah di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

  • Rp 300.000/bulan

    Dapat membantu WWF membiayai tim Flying Squad untuk mitigasi konflik gajah dan manusia & membantu mendukung pengelolaan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai habitat gajah Sumatera

  • Rp 50.000.000

    Dapat membiayai KM. Gurano Bintang untuk monitoring serta memberikan pendidikan lingkungan bagi anak-anak di sekitar Taman Nasional Teluk Cenderawasih

  • Rp 250.000/bulan

    Dapat membeli 1 set perlengkapan Ranger (terdiri dari seragam, sepatu boot, jas hujan, topi, tas, matras/peralatan tidur, dan tenda)

  • Rp 50.000.000

    Dapat membeli 2 perahu untuk digunakan di site WWF di Sumatera dan Kalimantan.

  • Rp 50.000.000

    Dapat membeli 2 buah sepeda motor dan helm untuk membantu para ranger melakukan monitoring di area konservasi di Sumatera.

Previous Next